Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!

BBM Naik Lagi Rakyat Miskin Pasti Berkurang..

Analisis Prof. Ucup tentang Kenaikan Harga BBM

Ada yang punya analisis dan menyimpulkan bahwa kenaikan Harga BBM dapat mengakibatkan jumlah rakyat miskin turun…?!

Kaya’ yang dibilang LPEM-UI bahwa adanya korelasi kenaikan BBM dengan penurunan rakyat miskin. Kenaikan BBM sebesar 10% dapat menurunkan jumlah rakyat miskin sampe 14%.

Jadi, penurunan jumlah rakyat miskin ini bisa mencapai 100%, apabila kenaikan BBM tersebut mencapai 100%.

Analisisnya adalah sebagai berikut:
Harga BBM naik – tadinya rakyat miskin yang naik bis, sekarang jadi jalan kaki… terus di jalan ketabrak metromini yang ngebut karena nguber setoran (gara-gara BBM-nya naik), terus mati… – RAKYAT MISKIN BERKURANG

Tadinya rakyat miskin makan sehari 1x, terus jadi makan 1x tapi buat 3 hari (karena daya belinya turun)… lama-lama mati kelaparan… – RAKYAT MISKIN BERKURANG Baca selengkapnya »

Kurang Minum Air Putih

Setelah memeriksa pasiennya, dokter menuliskan resep dan memberikannya ke si pasien.

Sambil menunjuk resep yang diberikannya, dokter tersebut berkata, “Minum pil yang berwarna kuning dengan segelas air putih di pagi hari, yang biru diminum dengan segelas air putih sesudah makan siang, dan yang merah diminum dengan segelas air putih juga, sebelum tidur.”

“Sebenarnya saya sakit apa, Dok?” tanya si pasien.

“Anda cuma kurang minum air putih.”

Surat Cinta Mbak Sum

Mbak Sum bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya bernama Robbie, seorang bule dari Amerika.

Akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Mbak Sum menulis surat dengan berbekal pengetahuan bahasa Inggris dan kamus tebal.

Isi suratnya sebagai berikut:

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(Hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I WANT TO CUT CONNECTION US
(SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA)

I have think this very cook cook
(Saya telah memikirkan hal ini masak-masak) Baca selengkapnya »

Kepada Teman Baikku

Kepada Teman baikku…

Kawan, dengan uang engkau dapat…

Membeli tempat tidur, tapi tidak dapat membeli “tidur nyenyak”.

Membeli sebuah jam, tapi tidak dapat membeli waktu.

Membeli sebuah buku, tapi tidak dapat membeli pengetahuan.

Membeli posisi yang bagus dalam pekerjaan, tapi tidak dapat membeli kehormatan.

Membeli obat-obatan, tapi tidak dapat membeli kesehatan.

Membeli darah, tapi tidak dapat membeli kehidupan.

Jadi uang bukanlah segalanya…

Bahkan uang terkadang membuatmu merasa sakit dan menderita.

Aku memberitahukan hal ini kepada kalian semua, karena aku adalah temanmu, dan sebagai teman aku ingin menyingkirkan semua rasa sakit dan penderitaan yang engkau alami.

Jadi segera kirimkan semua uangmu kepadaku karena aku rela menderita untukmu.

Salam manis,
Temanmu yang terbaik

Wasiat Mbah Jo

Mbah Jo dirawat di rumah sakit. Menurut dokternya, asmanya sudah kronis hingga perlu dipasangi selang oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak bicara dan seperti orang koma.

Dikira sudah menjelang ajal, dan atas keinginan mbah Jo juga, anaknya kemudian memanggil Mudhin Pengacara-nya untuk menyusun wasiat, Selagi pak Mudhin sedang asik berdiskusi, tiba-tiba Mbah Jo menggap-menggap tidak bisa bernafas, mukanya pucat, tangannya bergetar.

Dengan bahasa isyarat mbah Jo minta diambilkan kertas dan alat tulis.

Dengan sisa-sisa tenaganya mbah Jo menulis surat dan diberikan ke Mudhin.

Lalu pak Mudhin langsung menyimpan surat-surat itu tanpa membacanya karena pikirnya tidak tega membaca surat wasiat tersebut di depan mbah Jo. Tak lama kemudian mbah Jo meninggal dunia.

Pada selamatan hari ketujuh meninggalnya mbah Jo, Pak Mudhin diundang untuk datang. Selesai memimpin sambutan do’a, pak Mudhin berpidato, “Saudara-saudara sekalian, ini ada surat wasiat dari almarhum mbah Jo yang belum sempat saya sampaikan, yang isinya pasti nasehat untuk anak cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya”.

Pak Mudhin kemudian membaca surat tersebut, yang ternyata berbunyi:

“DHIN, JANGAN BERDIRI DI SITU…! JANGAN INJEK SELANG OKSIGENKU…!”

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!