Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!

Sardarji and a Frenchman

Sardarji is having breakfast, in Paris, one morning (coffee, croissants, bread, butter and jam) when a Frenchman, chewing bubble-gum, sits down next to him The Indian ignores the Frenchman who, nevertheless, start conversation.

Frenchman: ‘You Indian folk eat the whole bread??’

Sardarji (in a bad mood): ‘Of course.’

Frenchman: (after blowing a huge bubble): ‘We don’t. In France, we only eat what’s inside. The crusts we collect in a container, recycle it, transform them into croissants and sell them to India .’ The Frenchman has a smirk on his face.

The Sardarji listens in silence.

The Frenchman persists: ‘Do you eat jam with the bread??’

Sardarji: ‘Of course.’

Frenchman: (cracking his bubble-gum between his teeth and chuckling) ‘We don’t. In France we eat fresh fruit for breakfast, then we put all the peels, seeds, and leftovers in containers, recycle them, transform them into jam, and sell the jam to India .’

After a moment of silence, Sardarji then asks: ‘Do you make love in France?’

Frenchman: ‘Why of course we do’, he says with a big smirk.

Sardarji: ‘And what do you do with the condoms once you’ve used them?’

Frenchman: ‘We throw them away, of course..’

Sardarji: ‘We don’t. In India, we put them in a container, recycle them, melt them down into bubble-gum, and sell them to France .’

Humor Tanya Jawab

Apa beda Megi Z sama tukang sayur?
Kalo Megi Z teriak ‘teganya-teganya’ , kalo tukang sayur ‘togenya-togenya’

Kenapa di komputer ada tulisan ENTER?
Karena kalo tulisannya ENTAR, programnya ‘ngga jalan-jalan, dong…

Apa bahasa Arabnya orang jatuh dari lantai 100 sebuah gedung?
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun

Binatang apa yang paling panjang?
Ular ngantri beras

Kenapa gorila lubang hidungnya besar?
Karena jari-jarinya juga besar, biar pas buat ngupil

Ikan apa yang lahir langsung disiksa ibunya?
Ikan lohan (liat aja kepalanya benjol) Baca selengkapnya »

Reaksi Dunia Bila Titanic Tenggelam Saat Ini

Presiden Bush – Amerika Serikat:
“Sebuah kapal yang sedang berlayar menuju kepada kebebasan telah diserang oleh teroris. Kita tidak akan duduk diam. Kita akan memberi pelajaran kepada mereka! Bin Laden, anda dapat berlari tapi anda tak akan dapat sembunyi! Kami akan menemukanmu dan menghancurkan jaringan AL Qaedamu!”

PM Tony Blair – Inggris:
“Saya telah berbicara dengan Presiden Bush, dan kami berdua telah sepakat bahwa tenggelamnya kapal Titanic adalah bukti-bukti tak terbantahkan bahwa pengikut pengikut Saddam Hussein ada dibelakang serangan itu. Irak, nyata-nyata telah menjadi ancaman bagi dunia dan kita harus menyelesaikannya. ” Baca selengkapnya »

Little Broken Condom Made in China

A little American Indian boy asked his father, the big chief and witch doctor of the tribe, “Papa, why is it that we always have long names, while the white men have shorter names like Bill, Tex or Sam?”

His father replied, “Look, son, our names represent a symbol, a sign, or a poem for our culture not like the white men, who live all together and repeat their names from generation to generation. Also, it is part of our makeup that in spite of everything, we survive. Baca selengkapnya »

Si Udin Penjaga Perdamaian

Udin ditugaskan ke Bosnia, bergabung dengan pasukan PBB yang menjaga perdamaian di sana. Posnya terdapat di sebuah daerah terpencil, di kaki pegunungan yang sunyi.

Selama sebulan Udin mencoba menahan diri untuk tidak memenuhi kebutuhan seks-nya. Tapi akhirnya dia tidak tahan. Dia datang ke koleganya, seorang perwira Arab, dan bertanya: “Bagaimana caranya ‘gituan’ di daerah terpencil ini?”

Jawab sang perwira Arab: “Kamu bisa pakai kuda di belakang markas itu.”

Udin ingat Pancasila dan Sapta Marga, maka ia bertekad tidak mau melakukan perbuatan nista itu. Tapi pada bulan ke dua, ia sudah tidak tahan lagi.

Dia datang ke rekannya yang lain, seorang perwira India dan menanyakan hal yang sama. Dia juga mendapat jawaban yang sama: “Kamu bisa pakai kuda di belakang markas itu.”

Udin diam, tapi tetap ingat Pancasila dan Sapta Marga. Sampai akhirnya di bulan kelima, dia sudah benar-benar tidak tahan lagi.

Dia mendatangi si perwira Arab dan berbisik malu-malu, bahwa dia mau ‘gituan’.

Si Arab mengangguk simpatik: “Silahkan pakai kuda itu, ini memang giliranmu.”

Nah, Udin pun dengan berjingkat-jingkat mendatangi si kuda, dan melampiaskan hasratnya di tubuh hewan itu. Lalu dia kembali ke si perwira Arab sambil senyum kecil: “Wah, thank you, saya sudah pakai kudanya.”

“Ah, tak perlu berterima kasih. Semua orang di sini kalau mau datang ke bordil di bukit itu memang biasanya naik kuda.

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!