Aug
12
Berbicara masalah tarif telepon selular yang mahal kadang membuat kita sedikit geram, mengapa di negeri kita ini saja tarifnya yang mahal, di negara lain bisa murah. Ada apa sebenarnya?
Sebuah komunitas yang peduli dengan masalah ini, sebut saja komunitas itu KOMPESEL (Komunitas Peduli Selular) yang terdiri dari lima personil yaitu Andi Junadi yang biasa disapa bang Juned ini dari komunitas mahasiswa, Jaelani Anwar biasa dipanggil bang Jay dari professional muda, Joko Purnomo biasa di panggil boss ini seorang pengusaha, Toto Iswanto biasa di panggil Otoy mewakili kawula muda, dan yang terahir Faisal Dahlan akrab dipanggil pak Faisal seorang peneliti dari sebuah universitas ternama.
Mereka bertugas mengamati setiap produk yang dikeluarkan perusahaan selular di Indonesia salah satu metode yang diambil adalah dengan memakai jaringan seluler yang berbeda untuk masing-masing personil. Setelah melakukan pengamatan selama satu bulan lebih, mereka sepakat untuk bertemu untuk menentukan kesimpulan, operator selular mana yang paling murah dan yang paling mahal tarifnya. Menurut pengamatan, mereka menyimpulkan bahwa tidak ada yang paling murah dan tidak ada yang paling mahal. Kita lihat cuplikan pembicaraan mereka… Baca selengkapnya »
Jun
10
Dalam diskusi di N.A.S.A. Amerika Serikat,ada 3 negara diundang untuk mengambil dan mencari solusi agar manusia bisa tinggal di planet lain selain bumi yang makin padat ini. Mereka itu berasal dari negara Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia.
Saat itu di depan para juri yang menilai usul masing-masing, dan begini usul mereka bertiga saat diskusi:
Amerika: “Kami mengusulkan pindah ke Bulan atau Mars saja.”
Juri: “Tapi kami belum melihat kehidupan disana saat ini.”
Inggris: “Kami usul pindah ke planet Venus, pasti lebih oke.”
Juri: “Kami perlu waktu dan penyelidikan lagi untuk itu.”
Indonesia: “Kami cuma usul jika kita dipindahkan ke PLANET SENEN saja, dan di sana ada pentas musik dangdut live, stasiun Kereta Api, Supermarket Matahari, Hok Ben, Mc Donald, Pizza Hut dan banyak yang lainnya. Dijamin tidak akan sengsara selama-lamanya apabila kita semua tinggal di sana.”
Juri: “Good… good… good, usul anda sangat baik dan bagus.”
Indonesia: “Hidup Indonesia…3x!!!”
Apr
26
Di Australia sewaktu ada konferensi asuransi internasional, ada salah seorang peserta yang terjatuh dari lantai 15 dan tewas seketika, setelah itu terjadi pembicaraan.
Peserta amerika: “Di negara saya kalo ada orang jatuh dari lantai 15, asuransinya bisa cair dalam jangka waktu seminggu…”
Peserta dari Jepang nggak mau kalah: “Apalagi di negara saya, kalo ada orang jatuh dari lantai 15, asuransinya akan cair dalam jangka 2 hari… 2 hari…”, sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah.
“Gimana dengan di Indonesia?” tanya peserta dari amerika.
“Kalo di Indonesia malah lebih cepet lagi, kalo ada orang jatuh dari lantai 15, di lantai 10 asuransinya sudah di berikan…”, kata perserta Indonesia tersebut kalem.
Apr
20
Di Central Park, New York pada suatu pagi, seorang anak diserang oleh anjing liar. Seorang laki-laki yang kebetulan sedang berjalan-jalan di sana langsung menolongnya. Setelah bergumul beberapa saat dengan anjing liar itu, akhirnya ia terpaksa mencekik anjing itu hingga mati. Seorang wartawan New York Times yang melihat kejadian itu, langsung mengabadikannya dengan kamera untuk dipasang di edisi besok.
Sambil mendekati si penolong wartawan itu berkata, “Halo, saya seorang wartawan dari New York Times, saya sangat mengagumi perbuatan anda. Menurut saya kepahlawanan anda patut untuk dimuat di halaman depan besok dengan judul ‘Warga New York Pemberani Selamatkan Bocah’”. Baca selengkapnya »
Apr
1
Seorang wanita tua masuk ke Bank Indonesia (BI) dengan sekoper uang. Ia membujuk supaya dipertemukan dengan Gubernur BI. “Saya akan buka rekening. Uang yang akan saya simpan sangat-sangat besar,” katanya. Semula staf bank ragu, tapi akhirnya membawa wanita tua ini ke ruangan Gubernur BI.
Sang gubernur bertanya, berapa banyak uang yang akan disimpan.
“Rp. 1 milyar,” jawab wanita itu sambil meletakkan koper uang di meja.
Sang gubernur bank penasaran, “Maaf, ibu saya agak terkejut. Dari mana ibu dapatkan uang tunai sebanyak ini?”
“Saya menang tebak-tebakan!”
“Well, menebak macam apa, kok taruhannya besar sekali?” sang gubernur penasaran.
“Mau contoh? Saya yakin telur burungmu bentuknya kotak!”
“Hah…!” Gubernur BI tergelak. “Ini tebakan paling konyol yang pernah saya dengar. Anda tak mungkin menang dengan tebakan seperti itu, ” ujarnya yakin. Baca selengkapnya »