Melihat Watak dari Cara Tidur

Tahukah anda watak kita dapat dikenali melalui cara kita menggunakan bantal sewaktu tidur ?

1) Memeluk Bantal
Mereka yang suka memeluk bantal biasanya berjiwa seni. Mereka mempunyai penghargaan yang tinggi terhadap lukisan, musik dan sastra. Perasaan mereka halus dan jiwa mereka romantik. Kadangkala ada yang bisa membaca peristiwa yang akan berlaku melalui mimpi. Mereka juga sangat prihatin terhadap kesusilaan.

2) Menggunakan Banyak Bantal
Mereka biasanya kurang keyakinan.Dalam kehidupan seharian mereka memerlukan banyak pendamping. Mereka jarang membuat keputusan sendiri, sebaliknya mendapatkan pandangan orang lain.

3) Tidur Dengan Satu Bantal
Mereka bukan jenis mengada-ngada dan boleh menerima keadaan seadanya. Mereka juga membuat keputusan berdasarkan fikiran dan bukan nafsu semata-mata.

4) Meletakkan Bantal Di Bawah Kaki
Mrk mempunyai sifat kurang baik. Mereka jarang bergaul dengan org ramai, malah kaku dalam pergaulan. Ini menyebabkan mereka cenderung bersifat egois. Mereka juga gemar menempuh jalan pintas untuk mencapai cita2. Mereka tdk suka berusaha.

5) Tidur tanpa Bantal
Mereka memiliki sifat percaya diri yang sangat tinggi. Kadangkala sifat percaya diri ini akhirnya akan membawa kepada sifat ego.

6) Tidak punya bantal
Kasian deh lo..

7) Nemu bantal
Beruntung deh lo…

8) Tidur gigit bantal.
Kelaparan deh lo…

9) Tidur sambil lempar bantal.
Kesurupan setan..karena sering nonton acara PENAMPAKAN

10) Tidur di bawah bantal.
Mati konyol….aja.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 6.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

Penjual Telor

Di sebuah pasar tradisional.

Pembeli: “Mas, telornya berapa sekilo?”

Penjual: “Telor ayam atau telor bebek?”

Pembeli: “Telor ayam.”

Penjual: “Telor ayam biasa atau ayam kampung?”

Pembeli: “Ayam biasa.”

Penjual: “Yang lokal atau yang import?”

Pembeli: “Yang lokal aja.”

Penjual: “Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?”

Pembeli: “Yang Jakarta deh…” (Sambil terlihat kesal).

Penjual: “Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?”

Pembeli: “Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?”

Penjual: “Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah. Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng.”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +3 (from 3 votes)

Sejak Kentutan Pertama

Sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan surprise pada istrinya, suatu hari si suami berkata kepada istrinya: “Sayang, kita pergi yuk,tapi mata kamu harus ditutup yah…!”

“Kok harus ditutup sih mas…?” kata istrinya.

“Yah, pokoknya ada sesuatu untukmu…..”

Merekapun berangkat dengan menggunakan taxi, begitu sampe di tempat yang dituju mereka turun, kemudian si suami mengajak istrinya masuk ke rumah baru yang dijadikan sebagai surprise untuk istriya, tapi si suami masih belum mengijinkan istrinya membuka tutup mata.

Ternyata si istri ingin buang angin, tapi karena masih malu sama suaminya si istri pura-pura minta tolong dibikinin minuman.

“Mas, ambilin saya minum dong…!”

Suaminya kemudian pergi mengambil minuman, ketika suaminya pergi si istri buang angin “tuuuut..”

Pas si suami datang membawa minuman, ternyata si istri masih ingin buang angin,akhirnya dia bilang ke suaminya .

“Mas minumannya kurang manis, tambahin gula lagi yah….”

Si suami pergi lagi untuk menambahkan gula pada minuman istrinya, ketika suaminya pergi si istri kentut lagi “tuuuuuut….”.

Kemudian si suami datang lagi untuk memberikan minuman, tapi ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dengan berberat hati si istri minta ditambahkan gula lagi, saat si suami pergi istrinya kembali buang angin, “TTUUUUUUUUUTT…….TUUT…..TUUT…”

Akhirnya si istri merasa lega karena telah selesai dari keinginan buang anginnya. Ketika si suami tiba dan menyerahkan minuman, kemudian si suami membuka tutup mata si istrinya, si istri terkejut karena ternyata di rumah sudah banyak orang dan di sampingnya ada mertuanya, sambil malu-malu si istri bertanya pada mertuanya,

“Oh Bapak, sudah lama datang..?”

Kemudian sang mertua menjawab, “Sudah, sejak kentutan pertama…”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 7.8/10 (5 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +2 (from 2 votes)

Suka Kentut

Yuk Jah pergi periksa ke dokter.

“Kenapa Anda, Bu?” tanya Pak Dokter.

Yuk Jah kemudian bercerita, “Ini Dok, sudah sebulan ini saya kok jadi sering kentut. Dalam 1 jam saya bisa kentut sampai 10 kali, tapi untungnya kentut saya ini gak bau sama sekali dan tidak bersuara, jadi tidak ada yang tau. Lha ini aja pas saya duduk di depan dokter udah 3 kali saya kentut. Tapi dokter gak tau kan, sebab itu tadi kentut saya tidak bau dan tidak bersuara. Tapi saya jadi gak enak sendiri, masak perempuan kentutan.”

“Oh begitu ya, kalau begitu tebus saja resep ini, seminggu lagi kembali ke sini ya.” kata dokter.

Seminggu kemudian Yuk Jah kembali ke dokter.

“Sudah baikan?” tanya dokter.

“Saya gak tau obat apa yang dokter berikan minggu lalu, hanya saja kentut saya kok jadi bau busuk gak karu-karuan ya, sampai saya mau jatuh ngejeblak. Tapi untungnya kentut saya tetap tidak bunyi.” kata Yuk Jah.

“Berarti hidung Anda sudah tidak mampet lagi, sekarang tebus resep ini ya.”

“Obat apalagi ini, Dok?” tanya Yuk Jah.

“Obat budek…”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 8.0/10 (3 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

Lugu

Seorang lelaki lugu memasuki sebuah cafe. Dilihatnya seorang perempuan yang sangat cantik duduk sendirian. Lelaki tersebut mendekatinya dan menyapanya, “Halo, aku traktir ya. Mau kan?”

“Boleh aja,” jawab si perempuan, “Tapi jangan mengharapkan apa-apa ya,” lanjutnya.

“Lho kenapa?” tanya si lelaki.

“Karena aku lesbian,” jawab si perempuan.

“Apa? Kamu orang lesbian?”

“Kamu tidak tahu lesbian itu apa?”

Si lelaki menggeleng.

“Begini,” si perempuan berusaha menerangkan, “Kamu lihat perempuan manis di seberang sana? Aku akan berkencan dengannya, menciuminya dan bercinta dengannya sepanjang malam.”

Si lelaki tersebut tiba-tiba menundukkan kepala terlihat malu.

“Kamu kenapa?” tanya si lesbian.

Si lelaki mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya Tuhan, kayaknya aku lesbian juga.”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

Bos vs Pemimpin

* Seorang boss mempekerjakan bawahannya,
tetapi seorang pemimpin mengilhami mereka.

* Seorang boss mengandalkan kekuasaannya,
tetapi seorang pemimpin mengandalkan kemauan baik.

* Seorang boss menimbulkan ketakutan,
tetapi seorang pemimpin memancarkan kasih.

* Seorang boss mengatakan AKU,
tetapi seorang pemimpin mengatakan KITA.

* Seorang boss menunjukkan siapa yang bersalah,
tetapi seorang pemimpin menunjukkan apa yang salah.

* Seorang boss tahu bagaimana sesuatu dikerjakan,
tetapi seorang pemimpin tahu bagaimana mengerjakannya.

* Seorang boss menuntut rasa hormat,
tetapi seorang pemimpin membangkitkan rasa hormat.

* Seorang boss berkata, PERGI,
tetapi seorang pemimpin berkata, MARI KITA PERGI.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Tabrakan

Seorang wartawan sedang meliput peristiwa kecelakaan di dekat Ragunan. Karena banyak orang yang mengerumuni lokasi kecelakaan, sehingga wartawan tersebut tidak dapat menerobos untuk melihat korban dari dekat. Wartawan tersebut pun mendapat ide.

“Minggir-minggir semua, saya ayah korban!” ia berseru.

“Saya minta jalan, saya ayah korban.” Benar saja kerumunan itu membiarkan dia lewat. Semua mata terarah kepada wartawan tersebut. (wartawan pun GR, dalam hati: “Berhasil juga nih!!!”)

Ketika sampai di tengah kerumunan, ia terpana melihat SEEKOR ANAK MONYET tergeletak tak berdaya.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

100 vs 100.000

Duit seratus bertemu dengan duit seratus ribuan dan terjadilah percakapan di bawah ini.

Duit Seratus: “Hai, kawan ke mana saja sampeyan kok lama nggak ketemu?”

Duit 100 Ribuan: “Iya nih, gue akhirA?A2 ini sibuk banget, jalanA?A2 ke mall, ke luar negeri, nonton bola di Italia, ke kasino di Las Vegas, golf dan besok ini saya mau ke Swiss di Bank, enak, adem di ruang penyimpanan uang di sana ketemu dengan temanA?A2 dari luar negeri.”

“Eh, lalu bagaimana dengan pengalaman kamu?” tanya duit 100 ribuan pada duit seratus.

“Yah, beginilah kalau jadi orang kecil, kamu tahu sendirilah… parkir, tempat ibadah, parkir, tempat ibadah…”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Apakah Saya 100% Beruang Kutub?

Suatu hari di Antartika, seekor beruang kutub sedang duduk di salju dengan anaknya.

Tiba-tiba anak beruang bertanya, “Ayah, apakah saya 100% beruang kutub?

“Ayah beruang itu menjawab, “Tentu saja, Nak. Kamu 100% beruang kutub!”

Beberapa menit kemudian, anak beruang itu kembali bertanya, “Ayah, katakan yang sebenarnya. Saya pasti bisa menerima kenyataan. Betulkah saya 100% beruang kutub? Bukan beruang madu, bukan beruang coklat dan bukan beruang panda?”

Si Ayah beruang itu menjawab, “Nak, saya 100% beruang kutub, dan ibumu 100% beruang kutub, jadi kamu juga jelas-jelas 100% beruang kutub.”

Setelah beberapa menit berlalu, si anak bertanya lagi, “Ayah, jangan berpikir kalau Ayah berkata jujur akan membuat saya sedih. Saya tidak sedih. Saya cuma ingin tahu, apa saya benar-benar 100% beruang kutub?”

Ayah beruang mulai tertekan dengan pertanyaan-pertanyaan anaknya. Kini dia balik bertanya kepada si anak, “Nak, kenapa kamu terus meragukan kalau kamu memang 100% beruang kutub?”

Si anak beruang menjawab, “Karena saya kedinginan!”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

26 Orang Gila

Ada 26 orang gila, mereka mau di uji kesehatan mentalnya di Amerika. Mereka diangkut pake pesawat Hercules yang besar! Saat di udara, orangA?A2 gila itu berisik karena bermain bola di dalam pesawat.

Sang kapten marah dan menyuruh co-pilot untuk menenangkan mereka.

“Hoi! Berisik banget sih! Jangan maen bola di dalam pesawat dong!!!” bentak co-pilot kepada orangA?A2 gila.

Akhirnya situasi menjadi tenang. Tapi lamaA?A2, si kapten curiga karena situasinya terlalu tenang. Dia menyuruh lagi co-pilotnya untuk cek ke belakang. Ketika co-pilot datang, dia kaget setengah hidup! (setengah mati juga sama aja kan :p). Orang gilanya tinggal 4 orang!!!

“Hei, kalian! Koq tinggal ber-4? Yang lain ke mana?”

“Abisnya ga boleh maen bola di dalem kapal sih. Mereka jadi main bola di luar.”

“HAH?! Terus, kalian kenapa bisa ada di dalam?”

“Kan kita pemain cadangan…”

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 8.0/10 (5 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +3 (from 3 votes)