Nov
22
“Dari tadi aku melihatmu melamun terus, Man. Kenapa sih?” tanya Alit pada Norman.
“Aku baru diputusin pacarku, Lit”, sahut Norman sedih.
“Ya ampun, masa baru diputusin pacar aja sampai murung kayak begitu? Pacarmu kan nggak cakep-cakep amat, Man. kamu kan bisa nyari lagi yang lebih dari dia?!”
“Justru itu yang sekarang sedang kupikirkan, Lit,” jawab Norman lesu.
“Punya pacar yang nggak cakep aja aku bisa diputusin. Bagaimana mungkin aku bisa dapetin pacar yang lebih cakep dari dia?”
Nov
22
Kejadian ini terjadi pada suatu terminal bis ketika menjelang Lebaran. Kala itu terminal penuh sesak, sehingga untuk berjalan pun sulit.
Seorang ibu muda, dengan susah payah akhirnya dapat mencapai sebuah bis yang masih kosong dan duduk di dalamnya sambil menunggu bis diberangkatkan. Akan tetapi tiba-tiba si ibu merasa kebelet ingin buang air kecil, karena terminal penuh sesak, akhirnya si ibu terpaksa pipis di tempat duduk bis tersebut.
Tak lama kemudian datang seorang bapak yang hendak duduk di sebelah ibu muda tersebut. Melihat tempat duduknya basah, maka sang bapak pun bertanya :
Bpk : Maaf bu…, mengapa tempat duduk ini basah?
Ibu : Oh… maaf, ini… anu…, minyak wangi saya tadi tumpah, engga ada tutupnya…
Kemudian sang bapak tadi mengeluarkan sapu tangannya dan mulai membersihkan tempat duduk itu.
Akan tetapi curiga dengan baunya yang lain, maka diciumnya sapu tangan itu. Akhirnya sambil tersenyum sang Bapak itu berkata :
“Wah… Bu, kalo minyak wangi yang seperti ini sih, saya punya tutupnya!”
Nov
22
Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di timur tengah, dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bossnya.
Si Boss bertanya, “Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di Arab?”
“Saat tiba di Arab saya begitu yakin bisa menjual produk kita…” kata si salesman “…Cuman ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa Arab, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar…, poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat & kehausan di tengah padang pasir, poster selanjutnya bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar. Kemudian 3 poster tersebut kita tempel di seluruh penjuru Arab.”
“Loh bukannya itu ide yang brilian, tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual…?” tanya si Boss.
Si Salesman menjawab, “Bukan hanya saya tidak mengerti bahasa Arab, tapi saya juga tidak tahu kalo orang Arab membaca dari kanan ke kiri.”
Nov
22
Seorang manajer toko sambil lalu mendengar salah seorang karyawannya berbicara pada seorang pelanggan, “Tidak, Bu, sudah beberapa minggu ini tidak ada, dan kelihatannya tidak akan ada dalam waktu dekat ini.”
Terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya, sang manajer dengan sigap mengejar si pelanggan yang sudah menuju ke pintu dan berkata, “Itu tidak benar, Bu. Tentu saja kami akan segera memilikinya. Bahkan sebenarnya kami sudah memesan barang itu dan beberapa minggu lagi akan segera datang.”
Kemudian sang manajer menarik karyawan tersebut ke samping dan memarahinya, “Jangan pernah, jangan, jangan, jangan sekalipun pernah mengatakan bahwa di sini tidak ada sesuatu. Kalau barang itu tidak ada katakan bahwa kita sudah memesannya dan barangnya sedang dalam perjalanan. Sekarang, apa yang dia tanyakan?”
Si karyawan tersenyum dan menjawab, “Hujan….”
Nov
22
Seorang pemilik pabrik roti mengadakan kunjungan mendadak ke pabrik untuk mengetahui apakah setiap karyawannya bekerja dengan baik.
Ketika melewati pepohonan dekat pabrik, ia melihat seorang pemuda duduk bermalas-malasan di bawah pohon itu.
“Kau dibayar berapa dalam seminggu?” bentak pemilik pabrik dalam kemarahannya.
“Dua ratus ribu rupiah,” jawab sang pemuda.
Pemilik pabrik segera mengambil uang 200 ribu dari dompetnya dan memberikannya kepada sang pemuda.
“Ini gajimu untuk seminggu. Sekarang, pergi dan jangan pernah kembali ke sini!” kata pemilik pabrik dengan wajah marah.
Pemilik pabrik kemudian segera menemui mandor dan bertanya kepadanya.
“Sudah berapa lama kau mempekerjakan pemalas seperti itu di pabrik ini??”
Mandor itu pun mengatakan “Oh…, pemuda itu bukan karyawan sini pak. Dia cuma mau beli roti.”
Pemilik pabrik, “Hah???”