Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!

MBA, IR, SH, MSC

Untuk mengenal warganya, di suatu komplek, pak RT mengumumkan supaya masing-masing rumah memasang papan nama di depan rumah masing-masing. Beberapa warga telah mulai memasang nama, diantaranya tetangga pak Erizal Syamsir telah memasang papan nama “Jahrizal MBA”.

Melihat itu pak Erizal Syamsir yang pekerjaan sehari-harinya adalah supir, juga memasang papan nama “IR Erizal Syamsir SH”.

Kemudian tidak kalah tetangga sebelahnya juga memasang papan nama “Dodi Said MSC”.

Karuan saja hal ini menjadi heboh di masyarakat, karena mereka mengenal sekali pak Erizal Syamsir dan pak Dodi Said yang hanya lulusan SD.

Akhirnya kehebohan ini didengar juga oleh pak RT, lalu pak Erizal Syamsir dan pak Dodi Said dipanggil untuk melihat duduk perkaranya. Maka terjadilah diskusi antara pak RT dengan warga yang bikin heboh ini.

Pak RT: “Kenapa pak Erizal Syamsir memasang papan nama menggunakan embel-embel begitu?”

Pak Erizal Syamsir: “Apa salah saya pak, tetangga di sebelah saya pak Jahrizal memasang MBA, yang berarti Mantan Bos Angkot, sedangkan saya maksudnya Ini Rumah Erizal Syamsir Supir Harian.”

Pak RT: “Bagaimana dengan pak Dodi Said ”

Pak Dodi Said: “Saya maksudnya adalah Dodi Said Mantan Supir Camat.”

Wireless

Tiga negara, yaitu Amerika, Inggris, dan Indonesia berlomba-lomba menentukan siapa di antara mereka yang lebih dulu menggunakan teknologi canggih dengan meneliti keadaan tanah negaranya masing-masing untuk melihat siapa yang terhebat di masa yang lalu. Disepakati penelitian dimulai dari Amerika kemudian Inggris & terakhir Indonesia.

Di Amerika, setelah penggalian sudah mencapai 1000 meter maka ditemukan kabel tembaga, maka Team Amerika dengan bangganya menyimpulkan bahwa 1500 tahun yang lalu telah dibangun jalur telepon dengan memakai tembaga di Amerika.

Di Inggris, setelah penggalian sudah mencapai kedalaman 1000 m tidak ditemukan kabel tembaga, tetapi setelah mencapai kedalaman 1500 m ditemukan serpihan kaca maka Team Inggris tersebut dengan bangganya menyimpulkan bahwa 2500 tahun yang lalu telah dibangun jalur komunikasi dengan memakai Fiber Optik di Inggris.

Dan terakhir di Indonesia, setelah penggalian sudah mencapai kedalaman 500 m dan 1000 m sampai seterusnya tidak ditemukan apa-apa, lalu dengan sangat bangganya, maka Team Indonesia menyimpulkan bahwa 5000 tahun yang lalu komunikasi di sini telah menggunakan wireless.

Kencan Buta

Joe merencanakan suatu kencan buta untuk Michael dan temannya. Tetapi Michael agak sedikit khawatir karena ia harus berkencan dengan seseorang yang belum pernah ia kenal.

“Apa yang harus aku lakukan jika dia jelek?” kata Mike, “aku terpaksa harus bersamanya sepanjang malam.”

“Jangan khawatir, datang saja ke rumahnya dan temui dia dulu. Jika kamu suka dengan apa yang kamu lihat maka semuanya berjalan sesuai rencana. Jika sebaliknya, kamu cukup teriak saja: ‘Aaaaaauuuuugggghhh!’ dan berpura-puralah terserang asma.” kata Joe.

Malam itu, Mike pergi ke rumah gadis itu dan ketika gadis itu keluar dia ternganga melihat betapa cantik dan seksinya gadis itu.

Pada saat dia akan berbicara tiba-tiba gadis itu berteriak, “Aaaaaauuuuugggghhh!”

Jual Putauw?

Joni yang sedang sakaw berat akhirnya memutuskan pergi ke apotik terdekat.

Joni: “Pak, jual putauw, nggak?”

Penjual: “Ini apotik legal, nggak jual yang begituan.”

Keesokan harinya Joni datang lagi.

Joni: “Pak, jual putauw, nggak?”

Penjual (heran): “Lho, kemaren kan sudah saya bilang kalau apotik ini legal, nggak jual barang begituan!”

Joni: “Maaf, Pak…”

Keesokannya lagi, Joni datang mencoba keberuntungannya. Joni: “Pak, ada putauw?”

Penjual (marah dan kesal): “Goblok banget sih elo! Gue udah bilang di sini toko obat legal. Gak ada yang namanya putauw. Berani-beraninya minta barang haram kayak gitu. Kalau elu dateng lagi minta putauw, gua gunting kuping lu!!” Joni kabur gemetaran.

Keesokannya… si Joni nongol lagi di toko obat tersebut. Si penjual sudah masang tampang sangar.

Joni (takut-takut): “Pak… ada gunting?”

Penjual (setengah cuek): “Nggak!”

Joni: “Mmm…. kalo gitu… kalo gitu… ada putauw??”

Tas Ransel

Kisah ini terjadi pada suatu hari, saat itu seorang tentara, sebut saja “Kopral Jono” baru pulang ditugaskan bela negara di Aceh.

Dulu saat berangkat, si kopral ini bertubuh gegap dan sangat berotot, dan dengan berat hati sang istri tercinta pun melepaskannya..

Kini saatnya sang pujaan hati telah pulang, maka dengan senang hati istri pun memasak makanan kesukaan sang kopral, yaitu semur jengkol dan lalap pete.

Namun setibanya di rumah, istrinya pun kaget bukan kepalang, karena dulu sang kopral begitu gagah dan tegap kini kurus kering kerontang, maklum di Aceh susah sembako.

Tanpa buang waktu lagi dan tidak peduli dengan semur jengkol lalap pete, sang kopral langsung mengajak istrinya ke dalam kamar untuk melepaskan hasratnya yang terpendam selama ini…

Saat adegan berlangsung dengan serunya, tiba-tiba istrinya mengeluh dan bertanya pada sang suami, “Mas, koq badanmu kurus kerempeng tapi perasaanku beratmu bertambah ya?

Dengan rada malu sambil merem melek, sang kopral menoleh ke belakang punggungnya dan berkata, “Ooh maap dek, ranselnya lupa dilepas…”

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!