Panggilan Sayang

Kamal diundang kawannya makan malam. Mizal, si tuan rumah, memanggil isterinya dengan kata-kata Sayang… Manis… Cintaku… Sayangku… Kasihku… dan lain sebagainya.

Kamal memandang Mizal dan berkata, “Romantis sekali, setelah berpuluh tahun menikah, kau tetap memanggil isterimu dengan kata-kata itu.” Mizal mengangkat bahu dan berbisik, “Sebenarnya, aku lupa namanya sejak tiga tahun lalu.”

Dua Ekor Anjing

Dua ekor anjing terperangkap di sebuah pulau dan ingin berenang menuju ke seberang. Untuk sampai di seberang mereka memerlukan stamina yang cukup. Anjing A latihan habis-habisan, sedang anjing B santai-santai saja.

Tiba saatnya kedua-duanya pun menyeberang dan anjing B sampai lebih awal daripada anjing A, bahkan sempat makan lagi.

Anjing A pun tak puas hati, tapi anjing B kata, “Rileks dong, aku ini kan anjing laut.”

Mau Berbisik

Seorang anak kecil berlari masuk ke ruang tamu pada ketika mama dan papanya sedang menjamu rekan-rekannya.

“Mama!!” teriaknya, “Saya ingin kencing.”

Si mama membawa si anak ke kamar mandi dan berkata, “Boboy, lain kali kalau kamu mau ke kamar mandi untuk kencing maka katakanlah, ‘Mama, saya mau berbisik.’ Itu lebih sopan, paham?”

“Baik mama…” kata si anak.

Beberapa malam kemudian, si anak terbangun dan merasa hendak kencing. Dia masuk ke kamar papa dan mamanya lalu mendekati mamanya yang sedang tertidur lelap.

“Mama, saya mau berbisik,” katanya sambil menggoncang-goncang tubuh mamanya.

Dengan malas dan mengantuk, mamanya yang masih setengah tidur berkata, “Aduh Boboy…, kamu selalu mengganggu mama. Kalau mau berbisik, pergilah berbisik di telinga Papa di sana…”

Lantai 13

Ketukan di pintu mengejutkan sepasang kekasih yang sedang berkasih-kasihan dengan asyiknya…

“Cepat, itu suamiku!” kata si wanita yang diserang ketakutan. “Loncatlah dari jendela!”

“Tunggu dulu. Kita kan sedang di lantai 13!” bantah si lelaki.

“Cepat loncat!” teriak si wanita dengan paniknya. “Keadaan sudah gawat begini, kamu masih percaya tahyul dan soal angka

sial!”

KB

1. Kalau 5 tahun kawin, langsung punya 4 anak, itu berarti KB == Kumpul Bocah.

2. Kalau 5 tahun kawin, anak cuma satu, itu berarti KB == Kurang Bergairah.

3. Kalau sudah 5 tahun kawin, belum punya anak, itu berarti, KB == Kurang Bisa.

4. Kalau 5 tahun pacaran belum juga kawin, itu berarti, KB == Kagak Berani.

5. Kalo kagak pacaran tapi punya anak, itu berarti KB == Ketelanjuran Bunting.

6. Kalo kagak punya pacar dan anak, itu berarti KB == Kayaknya BANCI … hehehehe…