Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!

Mencelupkan Jari ke ‘Kolam’ Istri

Sepasang suami istri yang baru saja menikah tengah berbaring. Sang istri telah bersiap-siap untuk tidur sedangkan suaminya menyalakan lampu baca untuk membaca sebuah buku.

Pada saat tengah membaca tersebut, si suami berhenti sejenak, memasukkan tangannya ke dalam celana isterinya dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut. Lantas ia meneruskan bacaannya. Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali sehingga lama-kelamaan isterinya menjadi terangsang. Tak lama kemudian, istrinya bangun, duduk pada badan suaminya serta mulai membuka baju dan celananya.

Suaminya menjadi heran dengan perbuatan isterinya ini dan bertanya, “Apa-apaan ini? Kok lepas baju segala sih?”

Jawab istrinya, “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini…”

“Ah, nggak sama sekali kok!”, jawab suaminya.

“Lantas, kenapa kau melakukan itu terus-menerus?”

“Aku cuma membasahkan jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini.”

“Kurang azaaarrr…!!!”

Ana Fotong Deh…

Seorang sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani seorang raja minyak dari Arab yang menjadi klien penting bagi perusahaannya.

Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya untuk menikahinya. Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun.

Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.

“Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat. Pertama, aku mau cincin kawin berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat.”

Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, “Ok, ok, ana felikan, ana felikan.”

Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah. Baca selengkapnya »

Seperti Bayi yang Mungil

Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan. Si cewek berbisik pada kekasihnya, “Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa.”

Si cowok mengangguk.

“Sesungguhnya dada saya rata seperti papan, kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya…”, kata si cewek.

Cowok dengan lembut menjawab, “Itu tidak masalah, Sayang… Bagiku seks bukanlah hal yang terpenting, tetapi cinta kasih.”

Cewek pun lega mendengarkannya. “Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu…”, sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum.

“Sesungguhnya ‘anu’ saya seperti bayi yang mungil…”, kata cowok.

“Sstt…sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks juga bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.”, sahut cewek. Cowok pun lega mendengarkannya.

Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah ‘anu’nya.

Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman, si cewek bertanya, “Kau katakan punyamu seperti bayi yang mungil…?”

“Yah memang seperti bayi yang mungil, panjang 40 cm dan berat 2,5 kg…”

Menyesal Bertanya

Ada seorang lelaki tua yang memiliki hobi memelihara banyak burung.

Pada suatu pagi, semua burung kesayangannya hilang.

Merasa aksi pencuri sudah keterlaluan, si lelaki tua membawa masalah itu dalam pertemuan mingguan di kampungnya.

Lelaki tua: “Siapa di sini yang punya burung?”

Seluruh penduduk laki-laki segera berdiri.

Menyadari kesalahannya dalam bertanya, lelaki itu menambah:

“Bukan itu maksud saya. Maksud saya adalah siapa yang pernah lihat burung?” Baca selengkapnya »

Taruhan Telur Kotak

Seorang wanita tua masuk ke Bank Indonesia (BI) dengan sekoper uang. Ia membujuk supaya dipertemukan dengan Gubernur BI. “Saya akan buka rekening. Uang yang akan saya simpan sangat-sangat besar,” katanya. Semula staf bank ragu, tapi akhirnya membawa wanita tua ini ke ruangan Gubernur BI.

Sang gubernur bertanya, berapa banyak uang yang akan disimpan.

“Rp. 1 milyar,” jawab wanita itu sambil meletakkan koper uang di meja.

Sang gubernur bank penasaran, “Maaf, ibu saya agak terkejut. Dari mana ibu dapatkan uang tunai sebanyak ini?”

“Saya menang tebak-tebakan!”

“Well, menebak macam apa, kok taruhannya besar sekali?” sang gubernur penasaran.

“Mau contoh? Saya yakin telur burungmu bentuknya kotak!”

“Hah…!” Gubernur BI tergelak. “Ini tebakan paling konyol yang pernah saya dengar. Anda tak mungkin menang dengan tebakan seperti itu, ” ujarnya yakin. Baca selengkapnya »

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!