Oct
29
Ada sepasang suami istri yang mengalami kesulitan untuk membuat anak dan memutuskan untuk menggunakan seorang surrogate father (pendonor sperma) untuk memulai keluarganya.
Di hari ketika si pendonor sperma seharusnya datang, si suami pergi dan berkata, “Mestinya dia dateng sebentar lagi, jadi tunggu aja yah. Aku pergi dulu deh…”
1/2 jam kemudian, ada seorang fotografer bayi datang untuk menawarkan jasanya.
“Selamat pagi, Bu! Saya datang untuk…” Baca selengkapnya »
Oct
8
Waktu masih berpangkat kapten, Feisal masuk sendirian ke sebuah bar di Jalan Blora, lalu pesan satu gelas bir. Dia minum itu bir pelan-pelan, tapi sebelum habis dia keluar sebentar. Didapatkannya bahwa jip yang dibawanya tadi tidak ada lagi di tempat parkir.
Kemudian ia masuk kembali ke bar dan mencabut pistolnya, lalu menembakkannya ke atas sambil berteriak, “SIAPA DI ANTARA BUSYET-BUSYET DI SINI YANG BERANI MENCURI JIP GUA?”
Tidak ada seorang pun dalam bar itu yang berani menjawab. Feisal menaruh pistolnya di meja, lalu teriak lagi, “OKE, DEH GUA PESAN SATU GELAS BIR LAGI, DAN KALAU NANTI GUA HABIS MINUM ITU JIP KAGAK KEMBALI LAGI DI TEMPATNYA, GUA BAKAL LAKUKEN APA YANG GUE PERNAH LAKUKEN DI MANGGA BESAR!” Baca selengkapnya »
Aug
24
(Di kereta…)
Cowok: Mbak jangan pegangan sama besi kereta…
Cewek: Emang kenapa?
Cowok: Kayaknya besinya kotor tuh… pegangan sama aku aja…
Cowok: Maaf mbak, jangan terlalu lama duduk di kursi itu, pindah di deket saya aja…
Cewek: Loh?? Kenapa??
Cowok: Takut dikerubungin semut… soalnya mbak manis…
Cowok: Mbak, orang tuanya pengrajin bantal ya…?
Cewek: Hah…!!!? Bukan… Emang kenapa…?
Cowok: Kok kalo deket sama mbak rasanya nyaman yach… Baca selengkapnya »
Aug
20
Suatu hari, Fulan berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya. Fulan bertanya dengan takjub.
Fulan: “Pak, boleh nanya nih?”
Gembala: “Boleh.”
Fulan: “Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?” Baca selengkapnya »
Aug
13
Seorang penjual topi berjalan melintasi hutan. Karena cuaca panas, ia memutuskan beristirahat sejenak di bawah sebuah pohon besar. Sebelum merebahkan diri, ia meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya. Beberapa jam ia terlelap dan terbangun oleh suara-suara ribut.
Hal pertama yang disadarinya adalah bahwa semua topi dagangannya telah hilang. Kemudian ia mendengar suara monyet-monyet di atas pohon. Ia mendongak keatas dan betapa terkejutnya ia melihat pohon itu penuh dengan monyet, yang semuanya mengenakan topi-topinya. Baca selengkapnya »