Berguru Pada Manula

Sepasang manula sedang dalam perjalanan nostalgia mengenang masa lalu mereka dengan mengunjungi tempat pertama kali mereka bertemu. Masuk ke sebuah kafe, sang kakek berkata pada pasangannya, “Masih ingat ketika kita bertemu pertama kali 50 tahun yang lalu? Kita pergi dari kafe ini, jalan dari sini menuju pojokan sana di belakang pom bensin, dan pas di pagar itu kita bercinta?”

“Oh Itu!, tentu saja, sayang, Kalo gitu, demi masa lalu, bagaimana kalo kita kembali ke sana dan melakukannya lagi seperti dulu,” ungkap sang Nenek sambil mengandeng tangan sang Kakek pergi dari kafe menuju tempat nostalgiannya dibelakang Pom bensin.

Sementara itu, seorang pemuda secara diam-diam mencuri dengar percakapan keduanya dan sambil tersenyum sendiri berniat melihat sepasang manula bercinta di tempat terbuka. Dia bangkit dari tempatnya dan mengikuti mereka.

Sambil memeluk pinggul sang nenek. Sang nenek lalu mengambil posisi berpegangan pada pagar besi di depannya. Adegan berikutnya adalah apa yang hanya pantas disebut sebagai hubungan sex selama 40 menit yang paling atletis yang pernah disaksikan pemuda itu.

Sang kakek melakukannya dalam gerakan yang benar-benar fenomenal, luar biasa. Pagar bergetar hebat, semua gerakan seolah-olah kabur saking cepatnya. Mereka melakukannya tanpa berhenti sedikitpun sampai pada akhirnya mereka jatuh ke tanah dan tidak bergerak sama sekali sampai lama.

Sang Pemuda begitu terpesona dan kagum pada apa yang dilihatnya. Selama hidupnya dia tidak pernah menyaksikan hal hebat seperti ini - tidak juga di film, dengar dari teman, juga dari pengalamannya sendiri. Berdasarkan apa yang barusan dilihatnya, sang pemuda lalu berpikir, “Gue harus tahu rahasianya di mana. Seorang kakek bisa bercinta seperti itu, apalagi gue, yang masih muda, seandainya gue tahu rahasianya”.

Kedua manula tersebut akhirnya dapat menguasai diri mereka dan bangkit berpakaian kembali. Dengan memberanikan diri sang anak muda menghampiri mereka dan berkata “Kek, selama hidup saya belum pernah melihat siapapun yang dapat bercinta seperti itu, khususnya dalam usia kakek, apa sih rahasianya? 50 tahun yang lalu kakek pasti lebih hebat dong?”

Meski masih dalam keadaan lemah, sang kakek lalu menjawab, “Nak, 50 tahun yang lalu, pagar sialan itu belum dialiri listrik…”

Selesai

Udah selesai ketawanya? Atau masih belum merasa lucu? Baca lagi humor yang lain:

Strategi Forex

Cerita lucu dan humor terbaru

2 komentar dahsyat untuk cerita ini!

  1. #1. emjay Said:

    huahahahaaa….kwang kwang kwang….lumayan banget

  2. #2. roni Said:

    ok..ok..ok…ktipu jg….boleh..:)>-:">

Berikan komentar

Gravatar: Kamu bisa menampilkan foto kamu di sebelah komentar kamu dengan membaca panduan ini.

XHTML: Kamu bisa pake tag HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:) :( :d :"> :(( *:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

Subscribe without commenting

Site Search

About

Daniel Malau Halo, nama saya Daniel Malau. Blog ini dibuat dengan harapan dapat menghibur masyarakat khususnya warga internet yang sudah jenuh dan stress dengan kehidupan sehari²nya. Mudah²an bermanfaat. Selamat menikmati! :-)
Gabung milis? Kirim email kosong ke ceritalucu-subscribe@malau.net

Masukkan email kamu untuk berlangganan cerita lucu terbaru:

Contributors

Irene Santi Irene Santi Renaldy Silaen rerere
Willi Sibarani WILL  

Polling

  • Dari mana anda tahu situs ini?

    View Results

    Loading ... Loading ...

del.icio.us del.icio.us Stuff

My recent del.icio.us tagged links:

User Online

Subscribe

[+] My Yahoo
[+] Newsgator
[+] Feedster
[+] Google Reader
[+] My MSN
[+] FeedLounge
[+] Netvibes
[+] Bloglines
[+] Rojo
[+] Pluckit
[+] My AOL